Puasa dibulan Ramadhan Dan Hikmahnya

Sahabat yang disayangi Alloh SWT dan semoga mendapat sapaat dari Nabi kita semua yaitu Nabi Muhammad SAW.  disini kita akan menjelaskan pengertian puasa shiyam dan hikmahnya serta keterangan wajib qodo dan fidyah untuk kita semua.

Puasa dibulan Ramadhan  Dan Hikmahnya

Helow.id sahabat yang disayangi Alloh SWT dan semoga mendapat sapaat dari Nabi kita semua yaitu Nabi Muhammad SAW.  disini kita akan menjelaskan pengertian puasa shiyam dan hikmahnya serta keterangan wajib qodo dan fidyah untuk kita semua.

  1. Pengertian Puasa (shiyam)

Puasa menurut syara ialah “menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya dimulai terbit fajar hingga terbenam fajar  hingga terbenam matahari karena perintah Allah swt semata-mata dengan di sertai niat dan syarat-syarat tertentu.

Puasa Ramadhan adalah salah satu sendi Ibadah yang dilakukan pada bulan Ramadhan selama satu bulan.

Sebagai ketentuan yang mewajibkan puasa, tercantum dalam firman Allah SWT dalam Al-Qur’an  surat Al-Baqoroh ayat 183 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS Al-Baqoroh 183).

  1. Hikmah Puasa

Puasa merupakan ajaran agama yang mempunyai hikmah sangat banyak ialah Ibadat badaniyah dan tindakan serental bertalian antara perasaan jiawa perasaan badan dan kerja yang menghubungkan langsung antara lahir dan batin suci lahir suci batin dengan hikmah sebagai berikut :

  • Mendidik jiwa agar biasa dan dapat menguasai diri sehingga mudah menjalankan semua kebaikan dan meninggalkan larangannya (TAQWA)
  • Mendidik para mu’min supaya dapat mengontrol se;uruh nafsu (menguasai Hawa Nafsu)
  • Membiasakan orang yang berpuasa bersabar dan tahan uji
  • Mendidik jiwa agar dapat memegang amanah sebaik-baiknya untuk tidak makan atau minum dan yang membatalkannya
  • Untuk mendidik manusia agar jangan mudah dipengaruhi oleh perbuatan Maksiat dan yang dosa
  • Ditinjau dari segi kesehatan, puasa sangat berguna untuk menjaga kesehatan
  • Untuk menyuburkan rasa syukur kepada Allah dan rasa Cinta Kasih kepada sesamanya.
  1. Orang yang boleh tidak berpuasa
  • Ada 2 golongan yang boleh meninggalkan puasa bulan ramadhan : sesuai firman Allah QS Al-Baqoroh 184 :
  • Boleh meninggalkan puasa tetapi wajib Qodla, orang-orang yang boleh tidak puasa, tetapi wajib mengkodo mengganti puasa dilain waktu antara lain :
  1. Orang yang sedang sakit, yang menimbulkan mudhorat
  2. Orang yang berpergian jauh (Musafir) sejauh 81KM
  3. Orang yang wanita hamil yang akan mudhorat bagi kandungannya
  4. Orang yang sedang menyusui yang akan mudhorat bagi bayi
  5. Wanita sedang haid, melahirkan atau Nifas dan orang yang batal puasanya
  • Orang-orang yang tidak wajib Qadlo tetapi wajib Fidyah, antara lain :
  1. Orang yang sakit dan tidak ada harapan sembuh
  2. Orang yang lemah karena tua yang tidak kuat puasa

Ini orang-orang yang boleh tidak berpuasa dan tidak wajib Qodlo, tetapi wajib membayar Fidyah, yaitu memberi makanan kepada kafir miskin setiap hari berupa bahan makanan pookok sebanyak 1 mud (576 gram, beras yang biasa dimakan) seukuran sepadan beras yang biasa dimakaan setiap hari contohnya sehari sebanyak 1Kg x 30 hari = 30Kg beras dia tidak berpuasa 1Kg x 30 hari = 30Kg beras.

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0